Do you do!

 


Saya membaca buku ini pada November 2022. Tahun itu adalah saat Struggle-strugglenya saya untuk membawa bapak ke rumah sakit jiwa. Ada banyak hal yang saya tahan sendiri. Dokumen-dokumen kependudukan yang ribetnya minta ampun, keluhan-keluhan keluarga tentang saya yang membuang Bapak saya, keluhan khawatir nenek saya yang tidak mau berhenti berkeluh kesah. Pada akhirnya saya berusaha sekali agar tidak tumbang minimal jangan menampakkan kebingungan atau mengatakan kecemasan pada orang-orang sekitar saya. Meski demikian saya tahu, seorang diri saya tidak akan bisa menahan semua gerilya pikiran sendiri. Pada akhirnya Saya memutuskan membeli buku ini dan menghabiskannya dalam waktu 10 hari.

Membaca buku ini seperti di charger energi saya yang terkuras habis karena menahan dan bertahan dari semua hal di masa itu. Ada satu Insight yang terus selalu saya ingat setelah membaca halaman tertentu. bahwa: jika dihadapkan pilihan, siapkan skenarionya dan Pilihlah skenario yang paling kamu inginkan terjadi. Baik dan buruk, tentunya setiap skenario akan terwujud sesuai effort yang kamu berikan. Saya setuju sekali dengan pemikiran ini dan itulah yang membawa saya agar tetap stay full untuk apa-apa yang sudah saya pilih dan putuskan. Bahkan jika pada akhirnya kecewa, kekecewaan itu adalah pilihan dan keputusan yang saya ambil secara sadar dan terencana.

Insight lain dari buku ini ialah realita bahwa setiap dari kita selalu berbicara tentang passion. Katanya ikuti passionmu agar kamu sukses. Tapi tidak sedikit dari kita tahu hal apa saja yang sebenarnya membentuk passion itu dan apa saja yang mampu mengoptimalkannya. Buku ini mengupas hal-hal dasar dari kita sendiri mulai dari fisik, kualitas waktu, jam biologis, energi bahkan nilai dan value yang kita punya untuk membentuk Pasien itu sendiri serta Bagaimana cara mengoptimalkannya. Makanya Teruntuk kamu yang lelah dan ingin menata kembali arah dan tujuanmu dalam hidup ini baca buku ini agar kamu lebih mengenali dirimu dan tidak mudah kehilangan diri.

Komentar